Minggu, 18 September 2011

Photoshop Alternatif

Banyak yang menanyakan kepada saya tentang tutorial untuk membuat Primary Picture Ilmu Grafis di Facebook, jadi saya buat tutorial ini untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dan berhubung saya juga sudah lama tidak membuat tutorial untuk update ilmugrafis. Sebenarnya tehnik ini sangat dasar, tidak ada tehnik istimewa sama sekali disini. Sedikit berbeda bentuk dan tata letak mungkin tapi sama dalam cara pembuatan dan tools yang digunakan.


Tanpa banyak Bahasa-basi lagi langsung saja mari kita mulai tutorial kali ini.

Catatan : Saya menggunakan Photoshop CS4, Versi dibawahnya akan sedikit berbeda, sedikit sekali.
Langkah-langkahnya :
Sebelumnya silahkan Download bahan-bahan yang saya gunakan [Download Klik Disini]

1. Buat dokumen baru File >> New (Ctrl+N) dengan ukuran 666 Pixels X 1797 Pixels.

2. Buka pada photoshop gambar 01 yang saya sertakan dalam ZIP folder yang sudah anda download. Lalu drag ke dokumen yang tadi kita tentukan ukurannya, sesuaikan dengan keinginan letak gambar tersebut. Seperti pada gambar dibawah ini.
ilmugrafis image
Lalu klik menu Layer >> Marge Down (Ctrl+E) agar layer 1 dan Layer Background menjadi satu.

3. Kemudian, klik Layer >> Duplicate Layer (Ctrl+J). Klik menu Image >> Adjustments >> Variation maka akan muncul Windows seperti dibawah ini.
ilmugrafis image
Klik image yang dibawahnya tertulis More Green, lalu klik OK.

4. Ubah Blending Option layer 1 menjadi Multiply.
ilmugrafis image

5. Buat New Layer dengan klik Layer >> New >> Layer... Jika muncul windows, langsung klik saja OK (Ctrl+Shift+N)

6. Klik Lasso Toolkemudian buat seleksi seskua hati seperti pada gambar dibawah ini.
ilmugrafis image
Lalu klik Paint Bucket Tool, isi seleksi diatas dengan menggunakan warna putih, jika sudah terisi dengan warna putih lalu tekan Ctrl+D. Lalu klik menu Filter >> Stylize >> Wind... maka akan muncul windows seperti gambar dibawah ini.
ilmugrafis image
Klik OK, kemudian tekan Ctrl+F fungsi dari Ctrl+F adalah mengulangi filter yang paling terakhir yang kita pakai. Tekan Ctrl+F sesuai keinginan.

Setelah itu klik menu Image >> Image Rotation >> Flip Canvas Horizontal, kemudian tekan kembali Ctrl+F. Klik kembali menu Image >> Image Rotation >> 90* CW, tekan kembali Ctrl+F. Klik lagi menu Image >> Image Rotation >> Flip Canvas Horizontal, tekan kembali Ctrl+F. Klik menu Image >> Image Rotation >> 90*CW,

jika langkah kita benar maka akan menjadi seperti gambar dibawah ini."
ilmugrafis image

7. Masih bekerja pada Layer 3, ubah blending Optionnya menjadi Soft Light, jika kita benar melakukannya maka akan menjadi seperti gambar dibawah ini.
ilmugrafis image

8. Buka dengan photoshop Gambar 02 yang saya sertakan, disini saya tidak akan menjelaskan cara seleksi, ditutorial lain sudah dijelaskan bagaimana cara seleksi objek, seleksi objek menjadi seperti gambar dibawah ini.
ilmugrafis image
Lalu drag atau masukkan kedalam background yang tadi kita buat, perhatikan gambar berikut ini.
ilmugrafis image
Perhatikan layer.

9. Klik menu Image >> Image Rotation >> 90*CW. Klik Layer 4 Copy lalu tekan Shit dan klik Layer 4, kemudian Marge Down (Ctrl+E), kemudian klik Add a Layer Style lalu pilih Drop Shadow.
ilmugrafis image
Setelah itu maka akan muncul Windows seperti gambar dibawah ini.
ilmugrafis image
Perhatikan setting-setting yang ada pada gambar diatas, sesuaikan seperti gambar diatas atau sekehendak hati.

10. Buat tulisan sebagai Typo, disini saya menggunakan "ilmu grafis" dengan menggunakan Font Adobe Garamon Pro yang di-bold-kan.
ilmugrafis image
Kemudian Duplicate Layer 4 dengan menekan Ctrl+J.
ilmugrafis image
Lalu pindahkan Layer 4 Copy diatas layer text "Ilmu Grafis". Perhatikan Layer Box dibawah ini.
ilmugrafis image

12. Kemudian klik Eraser Tool (E), lalu hapus bagian yang dikehendaki, perhatikan gambar dibawah ini.
ilmugrafis image
Bagian yang saya beri tanda merah adalah bagian yang saya hapus dari Layer 4 Copy, jika dilihat tanpa layer 4 adalah seperti gambar dibawah ini.
ilmugrafis image
Gambar diatas hanyalah untuk preview bukan termasuk dalam langkah-langkah tutorial berikut. Dibawah ini preview layer 4 copy tanpa layer lain.
ilmugrafis image
Saya selalu tekankan untuk memperhatikan Layer Box, berikut saya sertakan layer Box dari step by step diatas.
ilmugrafis image

13. Klik kanan Layer 4, lalu pilih Copy Layer Style, kemudian klik kanan Layer Text "Ilmu Grafis" kemudian pilih Paste Layer Style maka akan menjadi seperti gambar dibawah ini.
ilmugrafis image

14. Pilih menu Image >> Image Rotation >> 90*CCW, jika ingin ditambahi fariasi lain, saya persilahkan karena bagian yang terpenting saja yang saja jadikan tutorial.
Berikut ini adalah hasilnya.
ilmugrafis image
Demikian tutorial Photoshop Alternatif pengembangan dari tehnik dasar Photoshop, yang saya pakai memang hanya tehnik-tehnik dasar, yang terpenting adalah bagaimana kita menggunakakn dan mengembangkannya.

Terimakasih telah membaca tutorial sederhana ini dan semoga bermanfaat.

Sabtu, 10 September 2011

vipre

lation notes to get your VIPRE Lifetime License:
******************************************************
Download dulu antivirus viprenya (sudah termasuk keygen dan vcredist_x86.exe) disini (http://www.mediafire.com/?rgooajbihbr#1)
1. Install VIPRE Antivirus 4.0.3904
2. Run the keygen (instructions are also provided by the keygen itself) –> supaya keygen ngak error, silakan instal dulu “vcredist_x86″ yang ada dalam folder zip tersebut..
3. Run VIPRE, and click on Help and Registration.
4. Use as Activation key: 00000-00000-00000-00000-00000 –> untuk  kolom first name, last name, dan email biarkan kosong.. terus tekan enter

5. After pressing ‘Enter’ a pop-up window box will ask for a registration password.

6. In the keygen enter the preferred year of expiration, using 4 digits (2025, etc) —> untuk range waktu, pilih  dari tahun 2012 s/d tahun 2999.. Terserah pilih tahun yang mana. Kalo abang pilih range waktu  tahun 2999.. hehe

7. Press on ‘Generate Password’ (the password will replace the text in the keygen).
8. Copy and paste the generated password in the pop-up window box and press on ‘OK’.

Cracker  .. Done! dan anda bisa pakai seumur hidup..
=======================================================================================
Cara Update Manual Vipre (Bagi user yang tidak memiliki koneksi internet/koneksi warnet, hehe)
Silakan tuju link situs Vipre di alamat
http://www.vipreantivirus.com/Software/VIPRE-Antivirus/Definitions/
lalu nanti akan muncul pilihan update antivirus versi ENGLISH, HUNGARIAN, GERMAN, dan INTERNASIONAL ENGLISH (moga2 belum berubah), Pilih versi INTERNASIONAL ENGLISH saja..

Cukup unduh yg versi 8542 saja (kebetulan update tersebut yang paling baru, jadi jika anda mengakses dilain hari bisa saja update versi akan bertambah terus).. Klik pada linknya, lalu simpan di komputer.. Setelah proses download selesai, silakan klik pada kolom UPDATE, lalu klik update now (contoh format update yg abang download saat itu:  CSC39-EG-8532-F.sbr.sgn).. lalu cari dimana anda menyimpan update anda.. Setelah proses update anda selesai maka anda sudah bisa menikmati antivirus vipre seumur hidup..
Sebelum Update dan bisa dipakai seumur hidup : (KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR)


Sesudah Update hehe :

Jumat, 09 September 2011

Update Antivirus AVIRA


Cara Update Antivirus AVIRA (Antivir) Secara Manual 

Saat ini begitu banyak Antivirus yang bisa kita install secara cuma-cuma sebagai system proteksi dari komputer kita baik dirumah maupun dikantor. Sayangnya, meski saat ini sudah banyak orang yang bisa menginstall Antivirus tersebut, masih banyak juga yang belum bisa memanfaatkan feature yang ada pada Antivirus itu sendiri. Salah satunya adalah feature manual update pada AVIRA Antivir.
Keunggulan feature manual update dibanding Online Update antara lain: kita bisa download file update-nya secara terpisah sehingga download speednya tergantung dari koneksi yang kita punya; proses updating system yang lebih cepat; kemungkinan terhadap “failure update” yang hampir tidak pernah terjadi.
Berikut ini akan saya jelaskan beberapa langkah untuk melakukan manual update untuk Antivirus gratisan dari AVIRA dengan produk familiarnya “ANTIVIR”. Perlu diperhatikan bahwa sebelum anda melakukan manual update Antivirus ini, anda harus menginstal file execution Antivirus ini dulu agar Antivirusnya aktif pada computer anda. Anda bisa mendapatkannya dari http://www.avira.com/ atau pada artikel saya sebelumnya mengenai “Cara Install Anti Virus ANTIVIR”. Jika anda telah menggunakannya (menginstal ANTIVIR) anda bisa langsung melakukan manual update langsung dari langkah 1.
  1. Buka aplikasi Antivirus yang telah anda install, anda bias membukanya melalui icon yg ada di desktop dengan mengklik 2x pada icon tersebut, start menu program atau active icon yang ada di pojok kanan bawah dari layar windows anda.


2. Setelah window Antivirus terbuka pilih update menu kemudian klik manual update untuk mengaktifkan mode update secara manual. Untuk lebih jelasnya, seperti pada gambar di bawah ini.


3. Pada step ketiga ini akan muncul tampilan seperti di bawah ini.

Dan anda akan disuruh mencari file update yang telah anda download sebelumnya secara manual. Karean file ini yang nantinya akan digunakan program untuk mengupdate system Antivirus yang telah anda install.
4.  Selanjutnya silahkan cari lokasi penyimpana file update untuk Antivirus tersebut denga cara klik pada tanda panah yang ada pada drive address (Look in:), seperti gambar di bawah.

Kemudian klik Drive dimana tempat anda menyimpan file tersebut. Sebagai contoh saya menyimpan file update saya di Drive (I:) dengan notasi DHITA seperti yang ditunjukkan oleh tanda panah merah.
5  . Setelah anda menemukan file update (ivdf_fusebundle.zip) tersebut, klik open atau klik 2x pda file tersebutuntuk mengeksekusi proses manual update. Dan proses akan segera berlangsung.

Sebagai indicator bahwa proses manual update yang telah anda lakukan, beberapa tampilan berikut akan muncul selama proses updating:

Proses Pengecekan system terhadap file yang anda download

Proses termination terhadap aktivitas system untuk memulai proses updating

Proses updating sedang dalam proses

Notifikasi/pemberitahuan bahwa proses manual update yang anda lakukan telah berhasil dan telah selesai.
Proses manual update telah selesai, anda bias perhatikan icon pada window Antivirus anda yang semula dengan logo WARNING warna merah telah berubah menjadi tanda centang dan berwarna hijau.
Disarankan agar melakukan full scanning terhadap computer anda setelah melakukan update Antivirus. Dimaksudkan agar, jika ada virus baru yang telah menginfeksi computer anda dan tidak terdeteksi sebelumnya bias tertangkap oleh Antivirus anda setelah dilakukan updating.

Kamis, 08 September 2011

Cara Menginstall Antivirus Avira

Akhir-akhir ini begitu banyak virus baru bermunculan di dunia komputer. Baik virus lokal maupun virus dari luar negeri yang ditularkan melalui jaringan internet. Untuk itu, kita perlu melindungi komputer kita dari serangan-serangan virus yang tidak kita inginkan. Saat ini banyak sekali anti virus yang bisa kita dapatkan dengan cuma-cuma (Gratis) salah satunya adalah Antivir yang merupakan produk andalan dari AVIRA, atau klik di sini untuk download antivirus gratis.
Berikut ini akan saya jelaskan cara install antivirus tersebut setalah anda mendownloadnya.
  1. Klik 2x pada file applikasi yang telah anda download untuk mengexecution/memulai instalasi.

Klick 2x
langkah_1
2. Click “Continue” pada button untuk proses selanjutnya.
langkah_2

langkah_2
3. Biarkan prosess instalasi selesai dan akan muncul gambar seperti dibawah ini.
langkah_3
langkah_3
4. Berikutnya adalah proses setting/konfigurasi dari antivirus anda. Click netx untuk melangkah ke step selanjutnya.
langkah_4
langkah_4
5. Configuration setting untuk menentukan apakah antivirus anda akan disetting pada mode mode default atau costumize.
langkah_5
langkah_5
6. Anda akan ditawarkan Licence Agreement untuk melanjutkan prosess instalasi atau membatalkannya. Centang I agree dan klick next untuk melanjutkan prosess instalasi.
langkah_6
langkah_6
7.  Instalasi akan memberitahukan bahwa antivirus yang anda install adalah versi gratis pribadi dan tidak dapat digunakan untuk kepentingan publik? Untuk melanjutkan klick next.
langkah_7
langkah_7
8. Pilih salah satu mode instalasi complete (keseluruhan) atau custom (sebagian/sesuai keinginan anda). Saya sarankan untuk memilih complete mode untuk lebih amannya. Dan agar semua sistem protek tertanam pada antivirus anda. Dan tekan next untuk melanjutkan instalasi.
langakah_8
langakah_8
9. Dalam step ini anda akan di suguhkan pilihan apakah anda akan memakai antivirus ini dengan Registrasi Valid Lisence ataukah menggunaka Free Lisence dengan setting dan configurasi standart Avira. Untuk Free Mode uncheck check box bawah sehingga Registration Window non aktif. Kemudia click next.
Langkah 9
10. Selanjutnya system akan melakukan instalasi program tersebut, tunggu sampoai proses instalasi complete. Selama proses instalasi tampilan akan tampak seperti gambar berikut:
Instalation Process
11. Setelah instalasi selesai anda bisa langsung menggunakan antivirus tersebut, atau berlanjut ke advance setting untuk melakukan secure scanning. Klik OK untuk melanjutkan proses scanning.
Langkah 11

Memperbaiki Motherboard yang Rusak dan Gejalanya

Memperbaiki Motherboard yang Rusak dan Gejalanya

Memperbaiki Motherboard yang Rusak dan GejalanyaPapan induk (motherboard) adalah papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik saling terhubung seperti microprocessor dan memory (RAM, ROM, BIOS) beserta chip kontroler lainnya dan biasa disingkat dengan kata mobo. Oke Langsung aza ya! gejala dan cara mengatasi motherboard yang rusak :

Mati Total
Periksa power supply: Dalam keadaan kabel power di lepas dari power supply, lepaskan socket kabel Atx1 yang terpasang pada Mainboard. Setelah terlepas, pasangkan kembali kabel power, sambungkan/shortkan kabel berwarna hijau dengan kabel berwarna hitam, periksa apakah kipas di power supply berputar? Kalau berputar berarti power supply bagus. Lepas kembali kabel sambungan tadi dan pasang kembali kabel Atx1 ke motherboard.

Periksa Jumper Clear CMOS, apakah di posisi Clear atau Free, biasanya kalau motherboard baru, posisi jumper CMOS ada pada posisi Clear.

Periksa IC Chipset dalam keadaan tersambung dan di Switch On, apakah panasnya berlebih atau tidak, over heat berarti Chipset tersebut sudah rusak. Untuk part IC CMOS sampai saat ini tidak dijual bebas.
Periksa juga apakah switch on nya berfungsi.
Bongkar Motherboard tersebut secara hati-hati, coba anda bersihkan pakai tiner, kalau bisa gunakan tiner botol jangan yang di kaleng. Setelah bersih anda keringkan.
Ganti IC regulator yang terletak disekitar soket Power Atx di motherboard.
Ganti Elko yang kapasitasnya 1000 s/d 3300 uf / 10 Volt yang terletak disekitar soket power Atx di motherboard. Hati-hati untuk bongkar pasang komponen pastikan kabel power jangan tersambung ke listrik.

Nyala Tapi Tidak Tampil
Coba anda perhatikan dan dengarkan apakah ada bunyi atau suara bip. Kalau ada, kerusakan biasanya ada di processor, memory dan VGA.

Periksa Processor, coba anda pegang pendinginnya apakah panasnya berlebih atau dingin? Kalau panas berlebih berarti kipas processor tidak bekerja dengan baik maka anda ganti, tapi kalau dingin berarti processor tidak bekerja alias rusak.

Periksa memory, biasanya kalau memory rusak terdengar suara bip pada speaker sebanyak 3 kali. Dalam keadaan mati, cabut memory bersihkan pinnya menggunakan penghapus pensil sampai bersih, kemudian pasang kembali. Kalau masih rusak berarti ada salah satu IC nya yang rusak.

Periksa VGA Card, cabut VGA Card, dalam keadaan mati / off coba anda tekan, ada kemungkinan kurang masuk atau coba anda bersihkan kaki / pin nya. Jika VGA card menggunakan kipas, bersihkan kipas tersebut.

Kalau masih tidak tampil coba anda periksa jangan-jangan monitornya yang tidak nyala, untuk memastikannya yang rusak monitor atau CPU, coba anda tekan tuts Numlock pada keyboard, apakah lampu Numlock-nya nyala atau tidak. Kalau nyala berarti kerusakan pada CPU.

Yang menjadi standar saya kalau memperbaiki Komputer, saya selalu membersihkannya dari debu, apakah itu motherboard, memory, cdrom, floppy disk, dll, karena hal tersebut sangat berpengaruh apa lagi kalau komputernya dalam keadaan kotor / lama tidak dibersihkan. Tapi anda harus hati-hati dalam pengerjaannya dan jangan terburu-buru.

Hang Dan Sering Mati / Merestart (Reset) Sendiri
Periksa Power Supply, coba pakai power supply yang lain apakah masih me-restart sendiri atau hang. Kalau setelah diganti power supply ternyata normal/ bagus, berarti power supply ada masalah. Ganti saja karena kalaupun bisa diperbaiki saya sendiri kurang yakin apakah masih bisa berfungsi dengan baik, karena power supply merupakan komponen yang sangat vital. Apalagi untuk saat ini harga power supply sanggat murah, saya sarankan ganti saja.

Periksa apakah ada virusnya, program anti virus harus selalu terpasang dan aktifkan auto protect nya. Saya biasa memakai Norton Anti virus. Anda harus sering meng-update antivirus anda karena bila ada virus varian baru, anti virus anda akan mendetect sekaligus menghilangkan virusnya.

Pada saat hang dan ada pesan blue screen seperti “eror vxd at address…”, biasanya ada masalah di memory. Bersihkan memory tersebut seperti langkah diatas.
Coba anda install ulang Windows.

Kalau masih hang / me-restart sendiri coba anda periksa di motherboard, anda perhatikan perubahan fisik komponen terutama elko/kapasitor, yang bentuknya bulat hitam ada tulisan kapasitasnya antara 1000 uf/10Volt s/d 3300 uf/10 volt, biasanya terlihat, kalau yang rusak terlihat kembung / bengkak dan mengeluarkan cairan atau karat.

CMOS Checksum Failure (Baterai Low)
Gejala kerusakan & Solusinya :
Muncul pesan CMOS failure (Kerusakan pada baterai CMOS, ganti baterai tersebut)
Seting tanggal, time dan konfigurasi lain di BIOS berubah (Setelah baterai diganti, lakukan setting ulang pada BIOS).

Cara Mengetahui Komputer Anda Rusak

Jika PC sering kali menunjukan adanya peng-alamatan yang rumit, atau menampilkan suatu pesan error, mengeluarkan bunyi beep yang terus menerus secara beraturan atau tidak beraturan, PC tersebut kemungkinan besar sedang dalam masalah, saya akan memberikan Tips dan solusi untuk mengatasi masalah tersebut dan PC Anda dapat berfungsi kembali seperti sedia kala.
Masalah atau kerusakan yang timbul biasanya dikategorikan dalam 2 jenis kerusakan yaitu : Masalah atau kerusakan Hardware dan Software

Jenis Kerusakan Dapat dikategorikan menjadi 2 kategori, yaitu :
1. Kerusakan Pada Hardware (Perangkat Keras)
2. Kerusakan Pada Software (Perangkat Lunak)

Kerusakan pada Hardware :
Masalah dengan komponen Hardware perlu penanganan yang serius karena sulit dilokalisir dan disingkirkan tanpa tools yang tepat, keahlian dan pengalaman yang menunjang. Penjelasan akan berkisar pada masalah yang sering terjadi disertai dengan cara mengatasinya.

1. Kerusakan Pada Power Supply
Gejala :
Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor tidak menyala.

Solusi :
Periksalah apakah kabel terhubung dengan benar dan steker terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah ada tombol on/off dibelakang tepatnya dibelakang Power Supply sudah dalam posisi On, Jika sudah yakin terpasang dengan benar tapi tetap tidak ada respon untuk meyakinkan silahkan anda ganti kabel power dengan yang anda yakini bagus. Masalah terjadi karena tidak adanya tegangan listrik yang masuk, kerusakan ada pada kabel power.

Gejala :
Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor menyala.

Solusi :
Lakukan seperti langkah diatas, tetapi jika masih belum ada respon berati masalah ada pada Power Supply, Silahkan anda ganti PS nya, Saya sarankan sebaiknya anda ganti saja Power Supply yang rusak dengan yang baru, dan hati-hatilah dalam pemasangannya.
Catatan : Jika kerusakan hanya pada Power Supply saja, Setelah anda menggantinya, komputer akan kembali bekerja dengan normal. Kecuali jika ada masalah pada komponen yang lainnya seperti Mother Board, VGA Card dan Memory.

2. Kerusakan Pada Mother Board
Gejala :
Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker.

Solusi :
Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar.
Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mother board tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS

Gejala :
Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan “harddisk error, harddisk Failur, setelah itu muncul pesan “press F1 to continou” setelah kita menekan tombol F1 tidak masuk Operating system dan muncul pesan “Operating system not found”.

3. Kerusakan Pada Harddisk
Solusi :
Periksa kabel tegangan dan kabel data yang masuk ke harddisk apakah longgar, sebaiknya dikencangkan, kemudian nyalakan dan coba anda dengarkan apakah suara yang keluar dari harddisk normal, jika tidak normal berati harddisk rusak di controllernya.

Gejala :
Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu muncul pesan “Operating system not found”.

Solusi :
Ada kemungkinan Operating system rusak, bisa diatasi dengan install ualng atau jika OS anda menggunakan windows 2000/XP ada Fasilitas Repairnya. atau ada kemungkinan juga harddisk anda tidak terdeteksi dan lakukan langkah diatas

Gejala :
harddisk bad sector?

Solusi :
Ada beberapa faktor penyebab terjadi bad sector diantaranya, tegangan listrik tidak stabil, sering terjadi putusnya aliran listrik secara mendadak, setelah pemakaina tidak di shot down, pemakaian yang terlalu lama, ada 2 jenis bad sector yaitu fisik dan software…..Untuk mengatasinya ada beberapa cara, diantaranya menggunakan software untuk menghilangkan badsector….pembahan lebih lanjut ada di eBook Metode perbaikan komputer dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi Member Aktif.

4. Kerusakan CD/DVD/ROM/RW & Floppy Disk
Gejala :
Jenis kerusakan yang biasa ditemui :
1. Tidak terdeteksi di windows
2. Tidak bisa keluar masuk CD
3. Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)
4. Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)

Solusi :
1. Periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD-floppy, perikas di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya.
2. Kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor.
3. Kerusakan Biasanya pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara men-set ualng optik tersebut.
4. Head Kotor, bisa dibersihkan menggunakan Cutenbud (langkah-langkah diatas secara lengkap dapat anda temukan di e-book “Metode perbaikan komputer cepat dan akurat” dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi member perbaikankomputer.com
Masalah BIOS

Gejala :
Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update anda keliru memilih versi Bios, PC jadi tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS.

Solusi :
Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.

Gejala :
CPU mengeluarkan suara Beep beberapa kali di speakernya dan tidak ada tampilan ke layar monitor, padahal monitor tidak bermasalah.

Solusi :
Bunyi Beep menandakan adanya pesan kesalahan tertentu dari BIOS, Bunyi tersebut menunjukan jenis kesalahan apa yang terjadi pada PC, Biasanya kesalahan pada Memory yang tdk terdeteksi, VGA Card, yang tidak terpasang dengan baik, Processor bahkan kabel data Monitor pun bisa jadi penyebabnya.Silahkan anda periksa masalah tersebut.
Berikut Pesan kesalahan BIOS :
Bunyi kesalahan BIOS biasanya tidak semua. Motherboard menandakan kesalahan yang sama tergantung dari jenis BIOS nya.
[AMI BIOS]
Beep 1x : RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 6x : Kesalahan Gate A20 – Menunjukan Keyboard yang rusak atau IC Gate A20-nya sendiri, Beep 8x : Grapihic Card / VGA Card tidak terpasang dengan baik atau Rusak, Beep 11x : Checksum Error, periksa Batre Bios, dan ganti dengan yang baru.
[AWARD BIOS]
Beep 1x Panjang : RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 1x Panjang 2x Pendek : Kerusakan Pada Graphic Card (VGA), Periksa bisa juga Pemasangan pada slotnya tidak pas (kurang masuk), Beep 1x Panjang 3x Pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang. Beep Tidak terputus / bunyi terus menerus : RAM atau Graphic Card tidak terdeteksi.
Batrey CMOS Rusak / Lemah
Gejala : Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan tegangna yang men-supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali ke Default-nya/setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.

Solusi : Segera Ganti Batrey nya

Gejala : CPU yang sering Hang?

Solusi : Ada beberapa faktor terjadi hanging diantaranya : Ada BadSector di Harddisk, Ada Virus, Ada masalah di Hardware seperti Memory Kotor/Rusak, MBoard Kotor/Rusak, Cooling Fan perputaran fan nya sudah lemah, Power Supply tidak stabil…..sebaiknya jangan dipaksakan untuk digunakan karena akan berakibat lebih fatal, silahkan hub: kami untuk dapat mengatasi masalah tersebut

Gejala : Komputer sering tampil blue screen apa penyebabnya?

Solusi : Pesan Blue Screen bisa disebabkan system windows ada yang rusak, Bisa dari Memory, Bisa dari hardisk, bisa dari komponen lainnya, tergantung pesan blue screen yang ditampilkan.

Gejala : Komputer jadi lebih lambat dari sebelumnya, padahal awalnya tidak begitu lambat

Solusi : Penyebab komputer anda prosesnya lambat ada beberapa faktor yaitu : Space hardisk terlalu penuh, terlalu banyak program / software yang memakan space harddisk dan memory, ada virus, harddisk badsector.

Rabu, 07 September 2011

Trik Mencegah Flash Disk

Trik Mencegah Flash Disk sebagai media penyebaran Virus, dan membebaskannya dari Virus


Media penyimpanan Flash disk adalah media alternatif untuk menyimpan data, baik data gambar, video, audio, dokumen dsb, karena fleksibilitasnya dengan ukuran yang kecil mudah dibawa kemana-mana dan kapasitasnya yang cukup lumayan besar,  Media ini menjadi  populer digunakan, tentunya juga populer sebagai sasaran empuk para cracker pembuat virus.


Cara kerja beberapa virus menularkan ke komputer/laptop adalah ketika pertama kali anda koneksikan flashdisk (Colok ke Port USB),  adalah  komputer/laptop mencari file autorun.inf pada flashdisk anda, nah file autorun inilah bekerja sesuai dengan jenis virusnya, ada yang membuat folder/File seolah olah adalah folder/File anda, sehingga ketika kita buka folder/File tersebut otomatis program virus tersebut menginfeksi Komputer/Laptop, sebenarnya kalau kita bisa amati apakah folder/File yang dibentuk oleh virus adalah bukan   folder/File  kita, kita bisa hapus manual langsung File/Folder yang kita curigai tersebut, dengan catatan kita belum pernah membuka file/Folder tersebut. Tapi jika sudah pernah dibuka  folder/File jadi2an itu (dibuat oleh virus), maka tidak akan bisa kita hapus, karena sudah terinfeksinya kompter laptop tersebut. pertanyaannya kok ada file autorun.inf di Flashdisk kita, nah ketika komputer/Laptop kita sudah terinfeksi, otomatis setiap ada Flash disk baru yang belum terinfeksi, akan menduplikatkan file autorun.inf tersebut ke Flashdisk. setiap Flashdisk yang sudah mempunyai File autorun.inf      akan mencari dan mengganti File/Folder komputer dan berharap si pengguna membuka File/Folder tersebut.


Trik Pencegahan
Setelah kita tahu cara - kerja  penyeberan virus, berarti ada yang mesti kita hadang yaitu dengan mengubah file autorun.inf pada flashdisk, sekali lagi komputer kita belum terinfeksi untuk mengubah file autorun tersebut.  Trik ini tidak ada salahnya  kita coba untuk memastikannya walaupun kita sudah pasang perangkap anti virus, karena software antivirus belum tentu mengenali semua virus yang ada, apalagi perkembangan program virus lebih dulu dibanding software anti virus. Ok langsung saja.untuk menghambat file autorun.inf   


Cara ke 1.
Ini adalah cara termudah yang dapat anda lakukan, hanyalah menekan tombol [Shift] selama 10 detik saat anda mencolokkan Flash Disk ke port USB di komputer anda.  


Cara ke 2
Membuat file Autorun sendiri pada flashdisk kita, sebelum File autorun.inf bentukan virus dari komputer datang, langkah pembuatan : 


1. Bukalan program tekst editor Notepad (default XP:  dari menu Start-All Program-Accessories-Notepad), lalu ketikan : 





[autorun]
icon=file Icon
label=Nama Anda

file Icon tentu saja harus sudah berada di Flash Disk anda, jika belum copykan file icon apa saja ke Flashdisk. 


2.Simpan file tersebut dengan nama Autorun.inf jangan lupa pilih All Files pada bagian [Save as type:] dan letakkan file tersebut pada Flash Disk anda, contoh pada gambar :



3. Selanjutnya klik kanan pada file Autorun.inf tersebut, lalu pilih menu Properties, dan beri tanda centang pada menu [Read-only], [Hidden] dan [Archive] di bagian Attributes: lalu tekan [OK] (Gambar 3)





Catatan :
Jika penyimpanan gagal, yang pesannya sudah ada file autorun tersebut dan read only serta terkunci, berarti flashdisk anda sudah terinfeksi oleh virus (bahas pada cara berikutnya. jika sukses maka begitu ada file autorun yang masuk (di duplikasi oleh kompter terinfeksi) maka akan ada tampilan pesan seperti gambar :

   
Klik No, untuk tidak melakukan perubahan file autorun buatan kita, jika klik Yes, maka FIle autorun, tergantikan/Replace  oleh file autorun si penyebar virus.


Semoga bermanfaat,


Selamat mencoba.

Labels