Tampilkan postingan dengan label ilmu Pengetahuan Nasib anak sekolah sekarang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu Pengetahuan Nasib anak sekolah sekarang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Maret 2011

Kesehatan

Manfaat Minum Air Putih Saat Bangun Tidur

Tak hanya bisa mempercantik kulit, mengonsumsi air putih secara teratur juga bermanfaat membersihkan tubuh dari racun. Namun, banyak orang sering melupakan salah satu bagian dari nutrisi penting untuk tubuh ini.

Banyak orang mengabaikan konsumsi air putih, termasuk saat bangun tidur. Padahal konsumsi air putih setelah bangun tidur di pagi hari sangat dianjurkan. Apa manfaatnya?

Menurut Spesialis Gizi Klinik dari Rumah Sakit Siloam, Dr Samuel Oetoro MS, Sp.GK, saat tidur, tubuh mengeluarkan banyak air dengan kata lain terjadi penguapan. Apalagi saat tidur aktivitas tubuh tidak berhenti bekerja. Metabolisme sel-sel terus berjalan dan air dalam tubuh membantu sel-sel bekerja. Sehingga, setelah 6-8 jam tidur, tubuh bisa mengalami defisit air, karena dalam proses metabolisme sel akan ada air yang terbuang.

“Itulah sebabnya, kita dianjurkan untuk konsumsi air setelah bangun tidur di pagi hari untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang, ” katanya saat ditemui di XXI Ballroom,Djakarta Theatre, Rabu 16 Maret 2011.

Jika tidak mengonsumsi air setelah bangun tidur, tubuh juga bisa kekurangan mineral yang bisa mengganggu kesehatan. Cukup satu gelas setelah bangun tidur, akan sangat bermanfaat untuk tubuh.
Tak hanya setelah bangun tidur, Samuel pun juga menyarankan agar melakukan hal yang sama sebelum tidur. Tak perlu berlebihan karena konsumsi air putih berlebih justru bisa membebani Anda karena memicu lebih sering pergi ke kamar kecil termasuk juga berefek buruk pada fungsi jantung dan ginjal.

Dan ingat, jangan pernah mengabaikan dan menyepelekan manfaat air putih. Meski demikian, Anda pun perlu selektif memilih air untuk dikonsumsi. Air yang diminum harus memenuhi aspek kesehatan, umumnya air terdiri dari H2O, tapi tubuh juga butuh air yang mengandung mineral (Natrium, Kalium, Klor) agar otot bisa bergerak. Berapapun air yang terbuang, harus segara diisi kembali,termasuk saat bangun tidur untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.

“70 persen tubuh kita terdiri dari air. Air dalam tubuh digunakan oleh organ tubuh yang tidak pernah berhenti bekerja saat tidur, termasuk otak, jantung dan ginjal. Maka setelah bangun tidur, dianjurkan minum air putih,” katanya.

Deteksi Penyakit Lewat Media Jari Kita

Apakah pernah memerhatikan ukuran lima jari tangan Anda? Perbandingan ukuran panjang jari manis dan telunjuk dapat menjadi media untuk mendeteksi risiko penyakit. Mulai dari demam, nyeri sendi, hingga jantung dan kanker.

Ahli biologi University of Swansea, Profesor John Manning, mengatakan, perbedaan panjang jari manis dan telunjuk berhubungan dengan kadar hormon dalam tubuh, yang memengaruhi risiko penyakit.

Berdasar analisisnya, panjang jari tangan ditentukan sejak di dalam rahim. Hormon seks pria atau testosteron, mendorong pertumbuhan jari manis, dan hormon wanita atau estrogen mendorong pertumbuhan jari telunjuk.

"Saat usia kandungan 8-12 minggu, tingkat hormon-hormon seks ini memiliki dampak besar pada perkembangan otak, jantung dan organ lain," kata Profesor Manning, yang menuliskan hasil studinya dalam sebuah buku berjudul 'The Finger Ratio'.

Berikut analisis Profesor Manning terhadap tingkat risiko kesehatan berdasar perbandingan telunjuk dan jari manis, seperti dikutip dari Daily Mail:
  • Flu
Berdasar penelitian yang melibatkan 200 mahasiswa di University of Liverpool, mereka yang memiliki jari manis lebih panjang lebih rentan menderita flu dan penyakit umum lainnya, dibandingkan mereka dengan jari telunjuk lebih panjang.

Kanker prostatHasil studi British Journal of Cancer memperlihatkan bahwa pria dengan ukuran jari manis lebih panjang dari telunjuk memiliki risiko lebih tinggi mengidap kanker prostat. Mayoritas pria memang memiliki ukuran jari manis panjang, tapi tak ada salahnya menjadikan hasil studi ini sebagai alarm kewaspadaan.

Gangguan jantungRisiko gangguan jantung juga bisa terdeteksi lewat perbandingan ukuran kedua jari itu. Berdasar sebuah studi pada 2001, pria dengan ukuran telunjuk lebih pendek daripada jari manis memiliki risiko lebih rendah terserang penyakit jantung.

  • Osteoarthritis
Berdasar penelitian Nottingham University, mereka yang memiliki jari manis lebih panjang daripada jari telunjuk, dua kali lebih mungkin terserang radang sendi lutut. Penelitian ini mengukur jari tangan 2.000 orang. "Hasil ini telah direplikasi dalam studi lain dengan skala besar di Amerika," kata Profesor Manning.

  • Anorexia
"Ada beberapa bukti bahwa penderita anoreksia cenderung memiliki jari manis yang sangat panjang," kata Profesor Manning.

AutismeAda beberapa bukti bahwa jari manis yang lebih panjang dihubungkan dengan peningkatan risiko memiliki ADHD atau menjadi autis. Tiga penelitian telah menunjukkan kondisi ini untuk autis dan empat studi telah menunjukkan ini untuk ADHD.

  • Pecandu alkohol
"Kabar buruknya adalah bahwa orang dengan jari manis lebih panjang lebih cenderung minum alkohol," kata Profesor Manning. "Tapi, jangan khawatir, penelitian terbaru di Swansea University menemukan jari manis panjang cenderung tidak tertarik untuk merokok."
Kesuburan
Pada 2002, Profesor Manning, peneliti yang fokus melakukan studi tentang jari meluncurkan buku yang mengungkap bahwa pria dengan jari manis panjang memiliki tingkat kesuburan lebih tinggi dibandingkan pria dengan jari manis lebih pendek.

Jumat, 11 Maret 2011

Bimbing Siswa, Guru Minta Uang Transpor



Dengan mencermati setiap siswa calon peserta ujian nasional (UN), dinas pendidikan berharap setiap guru mampu memberikan bimbingan yang tepat. Alasannya, setiap siswa memiliki kemampuan yang tidak sama sehingga perlakuan terhadapnya tidak bisa digeneralisir.
Kami menargetkan kelulusan 100 persen seperti tahun lalu.
-- Sumardi
"Awalnya langkah ini menemui kendala di lapangan, yakni guru-guru meminta tambahan biaya transpor karena harus mendatangi dari rumah ke rumah. Namun kendala itu bisa diselesaikan dengan memberikan tambahan uang transpor oleh sekolah masing-masing," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun Sumardi mengatakan, Jumat (11/3/2011), di Madiun.
Tahun ini, UN di Kabupaten Madiun akan diikuti oleh ribuan siswa dari 43 SMP, 12 SMA dan 17 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Data yang dihimpun dinas menyebutkan, jumlah siswa SMA negeri peserta UN mencapai 1.888 orang, sedangkan dari sekolah swasta sebanyak 79 siswa.
Adapun peserta UN dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) sebanyak 354 siswa, dari MAN swasta sebanyak 281 siswa ditambah peserta dari SMA Luar Biasa sebanyak sembilan siswa.
Sementara itu, peserta UN dari SMK negeri dan swasta seluruh Madiun mencapai 2.888 siswa, sedangkan UN SMP tahun ini akan diikuti 9.348 siswa terdiri dari 7.060 siswa SMP negeri, 136 siswa SMP swasta, sembilan siswa dari SMP LB, 1.463 siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri dan 674 siswa MTS swasta.
"Kami menargetkan kelulusan 100 persen seperti tahun lalu. Untuk SMA kami lulus 100 persen, sedangkan SMP ada 14 siswa yang tahun kemarin tidak lulus UN," ucapnya.
Sumardi menambahkan, pihaknya saat ini tidak terlalu risau dengan adanya perubahan rumusan nilai kelulusan dan mekanisme UN. Setiap ruang saat ini akan dibagikan lima paket soal yang berbeda. Ia optimistis, perubahan itu akan teratasi dengan persiapan yang matang dari para siswa serta guru sekolah.

Labels