Tampilkan postingan dengan label Puisi Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Cinta. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 April 2012

Hati Q Jaga S'lalu

 Hati Q Jaga S'lalu



Hatiku sllu bahagia,punya kekasih sepertimu
walau jauh kau sllu setia
meskipun kau jauh disana ku harap baik"saja

aku rindu dlm pelukkanmu,rindu bersamamu
ku disini sllu menunggumu,menunggu cintamu

oh..tuhan katakan padanya
ku merindukannya
oh..cinta katakan padanya
dia sllu dihatiku

satu persatu ku dengarkan
lagu"kesukaanmu
ku teringat saat kau disini
sllu menjagaku

oh..tuhan katakan padanya
ku merindukanny
oh..cinta katakan padanya
dia sllu dihatiku

Jumat, 02 September 2011

Cinta Terakhirkah ini


Setiap malam aku termenung...
beranggan, berkhayal, dan bermimpi
itu yang sering aku lakukan

Minggu, 08 Mei 2011

indah bila m’miliki seorang kekasih yang kita ingin………
cinta itu buta,,,,,
cinta takdapat m’milih s’seorang,,,,karna cinta itu buta.
cinta bisa menuju siapapun yg d’inginkan
dan cinta bukan paksaan….
cinta itu yang tulus datang darfi haty dan penuh pengorbanan.
cinta adalah kiosah hidup yang menyenangkan…
cinta sejati adalah bagyan dari k’hidupan………yg sul;it untuk d’tinggalkan……
dengan cinta hidup mnjadi berwarna,,,
dgn cinta hidup trasa indah………
  Q untuk hargailah CINTA………………




Di keramaian sekelilingku
Kenapa hati ini terasa sepi
Di saat orang-orang mengelilingiku
Kenapa hati ini terasa sunyi

Apa hati ini merindukan kekasih hati
Apa hati ini kesepian dan terasa sunyi
Apa yang harus aku lakukan untuk hati ini
Apakah pengobat untuk hatiku ini

Aku tak tahu apa yang terjadi
Aku tak ingin hati ini sedih
Aku tak ingin hati ini kesepian sendiri
Dan tak mungkin aku dapat obat untuk hati ini

Duhai kasih jika kau tahu hati ini
Apakah kau tega dengan hati ini
Menangis kesepian menanti kehadiranmu
Merindukan belaian kasih sayangmu

Begitu sepi hati ini
Begitu tersiksa hati ini
Oh Tuhan apa ini yang dinamakan rindu
Hati terasa kesepian meratapi pilu

Sepi hati ini menyiksa diri
Sunyi hati ini dilanda rindu sang kekesih
Hatiku janganlah engkau bersedih
Karna kekasih yang telah pergi
Aku mengagumimu karena keindahan mu,tapi aku mencintaimu bukan karena
 keindahan dari penampilanmu semata,melainkan aku mencintaimu karena
 hatimu yang bisa menerima cinta ini tulus apa adanya untuk mengisi
 ruang hatimu.
 Dalam cinta penampilan fisik bukan hal terpenting yang bisa menjamin
 kebahagiaan cinta,tapi cinta ini akan abadi dan indah bila mencintai
 karena hati yang tulus.
 
 
bintang meruindukan bulan


Ketika cinta bersemi di antara kita..

Disaat gejolak cinta merasuk kedalam jiwa..

Sering kudengar kalimat indah dari bibirmu…

Slalu kurasa lembutnya cinta kasihmu..

 

Terlantun bagai simphoni melodi yang indah..

Terlukis bagai goresan pelangi yang sempurna…

 

lihat bintang diatas sana

tak mungkin indah bila sendiri,

hati inipun bgtu adanya

brharap kau paham dn mengerti.

 

hai…coba kau dengar gemercik air

riaknya seakan saling berbisik,

terdengar lirih menyebut namamu

lambat tpi trdengar syahdu.

dn akupun mulai tersenyum

ktika smua dpt kurasa

indah dn bgtu indah kurasa

dn sungguh itu yg kurasa.

 

kini smua telah terjadi,.

telah kumasuki satu hati

yg tk mungkin ku tinggal pergi

meski belum ada kata pasti.

 

,…..andai kamu disini

……andai kamu mengerti. 

Minggu, 01 Mei 2011


Oh Alam ..Aku yang Indah

Bila angin
kehilangan desirnya
daun-daun kering
takkan mau
meluruhkan tubuhnya

Bila langit
kehilangan kebiruannya
burung-burung
takkan mau
mengepakkan sayapnya

Bila sungai
kehilangan kejernihannya
ikan-ikan
takkan mau
mengibaskan ekornya

Bila bulan
kehilangan sinarnya
malam-malam
akan gelap tanpa cahaya

Bila hutan
kehilangan pohon-pohon
hewan-hewan
kehilangan tempat tinggalnya

Bila bukit
kehilangan kehijauannya
sungai-sungai
akan kering selamanya

Bila petani
kehilangan sawah ladangnya
kanak-kanak
akan menitikkan air mata

Bila manusia
kehilang kemanusiaannya
alam semesta
akan tertimpa bencana
dan bertanya angin kering
"Perlukah memanusiakan manusia


Begitu Rindu

Rinduku terpahat dalam batu
suaraku mengalir bersama air
bertebaran menjadi bunga-bunga keabadian.

Aku patrikan diriku pada alam
cinta,tembang,lara,berlagu di pucuk cemara
angin semilir padamkan gelora.

Aku tak,kaupun tak,kita tak paham
bagaimana laut dengan cintanya
mematrikan diri pada tebing terjal.

Aku ingin belah sepi
tatkala bulan bersemi
tapi kemana kan kupautkan rindu
ketika air tak lagi bergemericik jernih.

Kepada alam jiwaku bermalam


Hutan tempat Berlindung Aku

aku adalah seekor burung
mungkin engkau talah lama mengenalku
kerna aku sering menggodamu pagi hari
tak peduli apakah engkau sedang bercumbu dengan mimpi

aku adalah seekor burung
mungkin engkau tahu tentang aku
yang tak pernah lelah berceloteh
yang tak pernah bosan berkencan dengan dahan-dahan dan dedaunan

aku adalah seekor burung
dulu,memang aku selalu begitu
terbang mengarak darah dan harapan
kepak sayap sarat angan-angan masa depan
sementara paruhku
tak pernah kubiarkan menyimpan keluh-kesah

tapi,O siapakah gerangan
yang diam-diam mengubur arti dulu
membungkam mulutku dan menyekat suaraku
hingga aku tak mampi lagi bersenandung
padahal dalam benakku
masih kusimpan rindu melagukan nyanyian

setelah aku kehilangan pepohonan
tempat bercanda bersama teman-teman
haruskah sekarang aku kehilangan kehidupan
ah,laras senjatamu itu
belum jera juga menguliti kebebasanku

entahlah telah berapa banyak
nyawa sesamaku yang terampas
di terjang tangan-tangan gagah
ditelan langkah-langkah pongah

sebenarnya,aku masih ingin akrab dengan matahari
mengadukan segala rupa persoalan
tapi,begitulah akhirnya
hari-hariku di sini kian tak utuh

biarlah,kukabarkan pada dunia
bahwa sekarang di sini
aku adalah seekor burung
yang menanti jatuh


Harta Yang Paling Berhaga

bilamana aku dapat bermimpi berjumpa dengan ibu
akan kubawakan sebidang tanah penuh bunga
kuajak ia berjalan dalam hamparan flamboyan
lalu dari atas dahan kuperintahkan seribu burung
beryanyi tentang embun dan sinar mentari

bilamana ibu bersedih,akan kuhibur ia sambil
melihat lucunya kumbang cumbui kembang ditaman
lalu kubiarkan seribu kupu-kupu berterbangan
diatas rambutnya yang bermahkota pelangi

bilamana ibu letih,kan kukumpulkan butiran embun
dari pucuk-pucuk daun.dan kutaburkan pada tiap langkahnya
agar ibu merasa sejuk.lalu kubawa ibu menanam
masa depanku dalam warna bunga
agar ibu bangga anaknya lahir dinegeri daun
yang hijau penuh kicau

bilamana nanti ibu tertidur
kan kupagari ia dengan kemilau doa
dan kuajak burung-burung menjaganya
dari gemuruh dunia luar

bilamana ibu bertanya mengapa aku mengirim keindahan
hanya dalam mimpi,akan kukatakan pada ibu
bahwa hanya lewat mimpi anaknya bisa memberikan
kebahagiaan.kerna dinegeri yang kini hilang wangi,
telah tumbuh pohon-pohon berakar besi,kembang plastik
binatang yang di mumikanserta gemuruh pabrik yang
memproduksi polusi.biar ibu tahu
negeri yang subur telah hilang dalam peta.

Jumat, 25 Maret 2011

Tersenyumlah saat kau melihat ku,,
Karena saat itu aku sangat merindukan mu,,
Dan menangislah saat kau merindukan ku,,
Karena saat itu aku tak berada disamping mu,,
Tetapi,,,
Pejamkanlah mata indah mu itu,,
Karena saat itu aku akan terasa ada didekat mu,,
Karena aku telah ada dihati mu untuk selamanya,,,
Tak ada yang tersisa lagi untuk ku,,
Selain kenangan-kenangan indah bersama mu,,
Mata indah yang dengan-nya aku biasa melihat keindahan CINTA,,
Mata indah yang dahulu adalah milik ku,,
Kini semuanya terasa jauh meninggalkan ku,,
Kehidupan terasa kosong tanpa keindahan mu,,
Hati ' Cinta dan Rindu ku adalah milik mu,,
Cintamu takkan pernah membebaskan ku,,
Bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yang lain,,
Saat sayap-sayap ku telah patah karena mu,,
Cintamu akan tetap tinggal bersama ku,,
Hingga akhir hayat ku dan setelah kematian,,
Hingga tangan Tuhan akan menyatukan kita lagi,,
Betapa pun hati telah terpikat pada sosok terang dalam kegelapan,,
Yang telah menghidupkan sinar redup ku,,
Namun tak dapat menyinari dan menghangatkan perasaan ku yang sesungguhnya,,
Aku tidak pernah bisa menemukan Cinta yang lain selain CINTA mu,,
Karena mereka tak tertandingi oleh sosok dirimu dalam Jiwa ku,,
Kau takkan pernah terganti,,
Bagai pecahan logam mengekalkan Kesunyian ' Kesendirian dan kesedihan ku,,
Kini aku telah kehilangan mu,,,,

Jumat, 25 Februari 2011

Kencan Pertama dalam Pencarian Cinta

 Kencan pertama bisa dibilang sebagai penentu awal kelanjutan hubungan. Perasaan "nyambung" atau klik satu sama lain saat kencan pertama merupakan hal penting. Sebagian besar orang percaya perasaan tersebut terjadi secara alami, dengan cara yang tampaknya hampir magis.

Tetapi menurut Rom dan Ori Brafman dalam bukunya "Click: The Magic of Instant Connections, it's not magic", perilaku tertentu dan beberapa faktor dapat membantu memprediksi apakah Anda dan si dia memiliki koneksi batin yang membuat perasaan "klik" atau tidak. Berikut lima cara yang menurut Rom dan Ori Brafman bisa menciptakan "klik", seperti dilansir dari Marie Claire.

1. Cerita masa kecil
Cerita masa kecil selalu menyenangkan untuk didengarkan. Anda bisa bercerita pengalaman saat bersekolah atau teman-teman masa kecil. Ceritakan saja hal yang ringan, konyol atau seru. Dengan cara ini sebenarnya Anda mengirim pesan padanya bahwa ia bisa dipercaya. Bukan hanya itu, menceritakan masa kecil juga bisa jadi penanda kalau Anda mulai terbuka dan merasa nyaman saat bersamanya.

2. Biarkan si dia tahu jika Anda merasa senang
Saat menghabiskan waktu bersamanya dan Anda merasa senang, jangan malu untuk mengungkapkannya. Anda bisa mengatakan "Aku suka sekali tempat yang kamu pilih" atau sesampainya di rumah saat dia mengantar pulang katakan saja "Seru sekali malam ini". Hal ini merupakan petunjuk yang bisa dibaca dengan jelas olehnya kalau Anda merasa nyaman saat bersamanya. Jadi, dia tidak sibuk menebak-nebak sendiri.

3. Jangan mengatakan hal negatif
Makanan yang Anda pesan kurang enak, atau tempat Anda bertemu kurang nyaman, jangan langsung mengeluh. Keluhan adalah perusak suasana. Lebih baik fokuskan pikiran Anda pada hal positif. Hal ini akan jauh lebih menyenangkan dan membuat kencan pertama menjadi lebih nyaman.

4. Spontan
Jika Anda tiba-tiba memiliki ide seru agar kencan lebih menyenangkan, katakan saja padanya. Misalnya Anda ingin bermain bowling atau mencoba restoran baru. Pada kencan pertama akan lebih baik jika Anda bersikap seperti teman yang menyenangkan agar suasana kencan tidak kaku dan lebih seru.

5. Ajukan pertanyaan
Tunjukan rasa ingin tahu Anda mengenai dirinya dengan mengajukan pertanyaan. Mulai dari hobi, bacaan kesukaannya atau hal lain yang dia sukai. Hal ini akan membuat pembicaraan lebih mengalir, Anda dan dia pun menjadi "klik".

Kamis, 27 Januari 2011

Cinta Aku Tulus

bila cinta adalah nafas
aku ingin hidup seabad
bila cinta adalah keindahan
aku ingin slalu memandangmu

bila cinta adalah luka
aku takkan pernah peduli betapa sakitnya
aku ingin terus mencintaimu
tak pernah peduli seberapapun pahitnya
bila cinta adalah air mata
aku akan tetap tersenyum
agar kamu tahu
aku begitu tulus menyayangimu…..

Rabu, 05 Januari 2011

Puisi Terbaru


   Menatap Sang surya

dalam dinginnya malam ini kadang kuteringat akan dirimu …
teringat ketika senyummu masih untukku …
yang selalu hadir dalam mimpiku …
yang sampai saat ini masih terbayang dipelupuk mataku …
kau yang dulu kucinta …
dan sampai kapanpun kau selalu kucinta …
kini pergi tinggalkan untukku hanya sisa …
rasa pahit yang selalu terbayang jelas diingatanku …
memang ku tak pernah bisa menyadari …
semua keegoisanku pada diri …
mungkin itu yang membuatmu lelah dan muak …
hingga kau tinggalkanku sendiri …
tak banyak kata lain untukmu lagi …
selain kata “aku masih sayang kamu” …
hanya itu yang masih melekat difikiranku …
tak pernah hilang dalam dekapan waktu yang terluka …
disini dibatas senja kuberdiri …
menantang sang surya tuk tak tenggelam …
supaya ku tak telelap dalam tidur …
supaya ku tak terhanyut dalam lamunan ….

   Penyesalan..Terhadapmu
Semua yang telah berlalu
t’lah membuatku mengingkari janjiku sendiri
janji yang membawa penyesalan
t’lah membuatmu kecewa
t’lah membuatmu berpaling dari hati ini
Dalam tidur setiap malamku
terlelap dalam gelap berharap mendapat ketenangan
ketenangan dan ketentraman yang kuharap
hanya impian semata
Karena ketenangan dan ketentraman
berada dalam dirimu DEWI
Maafkan aku atas semua kebodohanku
maafkan aku atas penyia-nyiaan ku terhadapmu DEWI
Sugguh ke mencintai, menyayangi dan mengasihi dirimu

    Rela
Kasihku………..!
Di persimpangan jalan cinta ku,
ku lepaskan dirimu berlalu bersama cintamu.
di Batas kota ini, ku iringi kepergianmu dengan hati Relah
di iringi darai air mata,persembahan terakhir untumu.
kasihku……….!
Aku rela melepas dirimu pergi dari sisiku,
demi masa depanmu, demi kebahagiaan orang tuamu,dan juga….
demi dia yang mencintaimu.
walaupun kini dirimu tla di lain hai
bersama cintamu,
biarlah kenangan ku bawa pergi
bersama bias bayang mu
sebagai pengganti dirimu tuk melepaskan
segala kerinduan di hati ini

  Sebuah perkatamu....
Malam ini ,
ku lihat bayang dirimu dalam kegelapan malam
melangkah menjauh dariku
mendekat pada angin malam dalam kegelisahan
Wajahmu pucat pasi tak seperti biasa
tubuhmu dingin bagai air yg membeku
mulutmu diam seribu bahasa
Apakah yg tlah terjadi ???
Kebisuanmu membuatku tak berdaya , terdiam
habis sudah kata-kata indah dalam bibirku
tenggelam bersama hausnya aku akan ucapanmu
ucapanmu yang slalu ku nanti-nantikan saat kehadiranmu
Bagai hati tersambar petir
saat ku tau , kau menghilang dari hadapku
dan tak pernah kembali di sini bersamaku
untuk menjalin cinta di akhir hidupmu
Aku tau ,
tetapi mengapa ku tak pernah rela melepas kepergianmu
kepergiaanmu yg abadi
menemukan kehidupan yg baru dan abadi
” SELAMAT JALAN KASIH ”
Sebuah kata yg tak pernah bisa ku ucap u/ mu

 Kata yang terUcapkan
apa yg kt alami
Apa yg kt jalani
Walau setitik
Walau setepi
Berhimpitan antara kata kata
Yang tdk terucap..
kata berganti tangis
Mimpi terhenti,ketika tiba dipersimpangan..
Ruang gelap
Cahaya hanya dari hatiku
Bersinar.
Menanti sekeping hati yg pergi

ont-size: 26pt;"> Ingat tentang kamu
takkan tercapai keinginan tuk buaimu dalam kasih…
kerlingan maya buat hatiku terikat sementara
kiasan kata tak dapat tutupi luka
saat cela tlah habis masa…
rindu…
haruku tiada berarti saat berubah parau isak mimpiku
tergaris lurus kisahku yang berakhir dengan jemu
arah…
tak lekang ku mencari
dan tak puas kumenanti
saat ku terdiam di balik pencarianku,
saat ku terpatri dalam penantianku…
mimpi…
“cepat, buka matamu…” seruku dalam tidur
saat tersadar, kumengerti…
sang dewi hanyalah kilau semu dalam mimpi…
Selamat tinggal kenangan
cukuplah pahitku bersama bayanganku
cukuplah lelahku dalam pengharapanku
kini ku telah bersandar pada tujuanku…
pada keindahan masa depanku…
denganmu…
lunaku…

    Rasa Ini Tak Akan Pernah mati

Hati yang pernah singgah
Rasa cinta yang dulu pernah ada
Mungkin takkan bisa hilang
Hingga terkubur jauh direlung jiwa
Rasa sakit inipun takkan pernah mati
Karna kalian tega mengkhianati
Kasih yang slama ini aku beri
Bahkan oleh kakakku sendiri
Mulai kini putus sudah ikatan kita
Takkan lagi ada rangkaian cerita
Terbersik diri ini ’tuk melihat wajahmu kini tak pernah ada
Karna kalian tlah tega
Menusukku dari belakang hingga tembus tepat didada
Tuhan! Semoga apa yang kurasa mereka juga merasakannya
Lebih dari sakit yang kurasa
Karena mereka tega menyakiti hatiku seperti ini
Luka yang mereka ukir
Tlah menggores luka dihidupku slama ini


    Kenang lah

Kenanglah aku jika tak mungkin lagi kita bersatu…
Ingatlah aku jika tak ada lagi aku di hatimu…
Ijinkan aku memandangmu jika tak mungkin lagi kita bertemu…
Lupakan semua jika tak ada lagi sisa asa di hatimu…
Rasa sesal mungkin tlah melekat di hati ini, membius di setiap kata dan tak mampu lagi untuk berbuat apa-apa. Sudah jauh kini dirimu sulit untuk dibayangkan jika engkau akan kembali. Rindu ini terpaku janji yang sulit untuk di ingkari, entah apa yang terjadi jika aku memohon harapan lagi padamu. Namun tak bisa ku ungkiri aku masih merasakan hadirmu walau aku tak sanggup mengungkapkan kepadamu.Biarlah kenangan membiusku, hadirmu akan menjadi baris cerita dalam hidupku. Walaupun aku harus melupakanmu tapi di dasar hatiku masih terbingkai namamu…

      Pergi Kau

Kau yang dulu datang
mengetuk jendela hati
memaksa rasa….
terbuka kunci cinta
susah payah…
Ku biarkan kau masuk
mengisi,,,
tahta cinta suci
saat kau raja hatiku
beri warna hidupku
amalkan senyum tulus
bertasbih kalbu suci
waktu yang berjalan
buatmu lupa Akan kerajaan,,,
yang kau tahtai
tinggalkan singgasana suci
tinggalkan semua ketulusan hati
ku terlalu sulit terima
ku kunci pintu hati
tak kan ku buka lagi
karena hanya beri
sakit dihati
kini kau kembali
meminta tahta itu lagi
tapi ku tak perduli
pergi kau…
Jangan pernah kembali
tahta ini bukan milikmu lagi
kerajaan ini tlah terkunci
hanya yang tulus sejati
menjadi raja hatiku
lagi…….


  Senyummu Indah Begitu Saja

Dinda, entah kenapa
senyummu indah begitu saja.
Tak perlu kata kiasan menjelaskannya.
Tak perlu majas rembulan
atau tujuh bait pelangi.
Senyummu indah begitu saja.
Lalu, bagaimana bisa kubiarkan
kau tersenyum
tanpa kusiram dengan cium.
Seperti siraman premium
senyummu api begitu saja
membakar seluruh kata-kataku
yang tersisa hanya bongkahan arang
bekas tumpukan puisi
yang tak sempat kuucapkan.
Senyummu indah begitu saja.
Perlahan meluncur ke lubuk hatiku
menimba airmata
menumpahkannya ke langit biru.
Senyummu gerimis begitu saja
menggiring kepak-kepak camarku
berlayar di samudera hatimu.


       Catatan Pagi

Aku masih dicumbu tatapanmu yang semalam erat memelukku
Menghabiskan waktu dalam petak-petak mimpi
Malam bagai bentangan sawah nan ranum
Bintang-bintang kita panen menjadi rangkaian kata, tawa dan canda, dan di langit malam kita panjatkan sebagai doa.
Lalu kita berjuang menciptakan pagi. Embun menitik dari keningmu, jatuh ke lubuk hatiku. Senyummu senyumku seperti kupu-kupu berkejaran di musim gairah. Saling melipat. Melipat dan. Di atas bunga kita nikmati indahnya hening.
Matahari hangat menyeruak sepi. Kureguk kopi coklat sambil menyelesaikan satu larik puisi. Kamu di sisiku, referensi. Kubuka halaman hatimu. Tak kutemukan kata pengganti.

    Pada Sebaris Hujan

Pada sebaris hujan, kita masuki cakrawala
dengan payung terbuka
tanpa layung senja. Terpa angin meninggalkan
jejak dingin di dada kita.
Engkau menggigil di jantungku.
Jutaan tetes air berterbangan
seperti tangis terbebas dari kesedihan
seperti bungabunga
tumpah dari jambangan. Mengisi hatimu yang bimbang
mengubahmu jadi tembang. Rintik merdu.
Sebulir hujan menggantung di ujung payung
sebuah kilau, seolah
cahaya yang tersimpan. Sebutir doakah?
Kumasuki kelambu hujan
di mana airmatamu menggenggam rindu.
Waktu lalu mendesak. Serasa singkat.
Rembang pun berlalu, saat benderang lampulampu
… dan hujan berpamitan di jendela senja
yang perlahan menutup payung kita
dengan sebuah pelukan.

Selalu Ada Puisi Untukmu
Selalu ada puisi untukmu
antara hasrat dan katakata yang dibasahi gelembung cinta
yang melahirkan gerimis di bumi jiwa kita
semua kata yang tujuannya menggambarkan hatimu
selempang pelangi di cakrawala.
Senyum yang menjadi rahasia bibirmu
kuperam dalam jantungku. Tumbuh satu per satu
menggetarkan sunyi, bermekaran di antara jemari
sebagian terperangkap ke dalam sajak
sebagian terlepas menjelma kepakkepak renjana.
Jangan risaukan katakata yang tak terucapkan
biarkan menggenang dalam kolam ingatan
atau angin menyingkap rinduku
yang tersembunyi di dedaunan dan melepaskannya padamu
dalam bentuk musim gugur yang indah.

    Memikirkan Kamu Seorang

Bulan. Bias cahaya melukis malam jadi taman. Kubayangkan kau di sini, di pangkuan. Memetik angin mendawaikan lagu, seirama detak jantung memperjelas rindu. Pemandangan selalu lebih indah, ketika tatap matamu bersinar di pangkuan. Mungkin kautitipkan kerling matamu pada embun. Kukecup keningmu pada setangkai kuntum.
Jarak. Aku mencintaimu, maka rindu menjadi pertemuan paling indah ketika kamu tak di sisiku. Suaramu musik yang membebaskan aku dari sepi. Gemuruh. Aku dengar ombak di kejauhan, bagai ritmis jantung berdebar memecah sunyi. Memenuhi teluk hatiku dengan gemuruh laut yang tak pernah henti. Sebab hanya rindu mampu menyempurnakan percakapan kita, yang kadang tak bisa diakhiri dengan ciuman.
Malam lebih panjang. Memikirkan kamu seorang. Di balik cerahnya bintang, kaukah mengarahkan kompas hatiku. Untuk kutemukan doamu yang kautitipkan pada langit jauh. Jejakjejakmu melindungi setiap kenangan, menciptakan bayangan yang berjaga di lensa mata. Sungguh, aku kangen kamu.
Sketsa Hati dalam Secangkir Senja
Awan tipis tersapu angin, seakan handuk terlepas
meninggalkan gemas pada tubuhmu, kurasakan udara
yang ditinggalkan hujan. Mentari di celah jendela
kaukah yang membawanya. Deras sinarnya
seperti darah menghanyutkan degup rindu
di serambi jantungku.
Senampan senja kausuguhkan, lentik jemarimu indah
tatap matamu tak sanggup kugubah, jejakmu sumringah
dalam hangat yang terperangkap racikan daunan teh
seputik melati menepi di pinggir cangkir
menyengatkan wangi di bibir. Dan senyummu
kuseruput tanpa akhir.
Cinta bergetar di tengah Oktober
lengkung alismatamu memayungi senja hujan
aku menghangatkan diri di matamu
pada sinarmatamu anggun, pada sunyi yang unggun
pada sketsa hatimu yang mengambang
di secangkir senja yang rembang.
Sebuah Tamasya
Akhirnya kita sampai ke sebuah samudera
yang menyatukan waktu kita.
Sebuah tamasya.
Kupersembahkan bulan sebagai bahtera
mengarungi semesta, lautan cumbu dan canda.
Lautan sejenis candu. Lautan semanis madu.
Mendaki puncakpuncak gelombang
membelah kesunyian
gemuruh lautan menyisakan buihbuih di wajahmu.
Kukecup wajahmu betapa manisnya kamu. Dan waktu pun
menjadi tempat paling indah menciptakan
album kenangan. Yang membangkitkan rindu.
Selalu ingin kita ulangi lagi
tamasya itu. Dan bukankah kita memiliki bahtera sekaligus
lautannya?
Kutatap wajahmu, buihbuih
kenangan manis itu. Menetes seperti
madu.
Ketika Memandangmu
Aku sedang memandangmu
di bawah bulan setengah lingkaran
membaca selaksa kata di matamu
menafsirkan sirat cinta.
Maka ketika kau memandangku
aku tahu, kau bulan yang jatuh di wajahku
kau yang selalu di wajahku
menuliskan pendarpendar cahaya
petunjuk bagi langkahku
menelusuri jalan setapak di hatimu
langit yang selalu membukakan pintu
untuk pulang kepakkepak sayapku.
Di bawah bulan yang mengambang
di pematang alis matamu
ribuan kata tertutup embun dan kulihat wajahmu
merunduk menggenggam bulir rindu.
Tatapan yang Berubah Jadi Sajak
Biarkan aku mengubahnya menjadi kata
ketika engkau menatap
biarkan airmatamu menjadi tinta, mengalir rebak
menjelma aksara yang meluap
mengubah kertas hidupku
menjadi telaga sajak.
Kaulihat ombak katakata yang bening
membuat nampak semua isi hatiku.



    Mudik ke Hatimu

Rerumputan menyirat
jejakjejakmu jadi jalan setapak
Aku menuju hatimu dengan setangkai sajak
yang kupetik dari perjalanan berliku
bukankah selalu kutanam perdu
penawar rindu.
Embun-embun menyukai telanjang tapak kakimu
ketika kau melintas jalan setapak
rerumputan menjaga jejakmu tetap basah
seperti butir airmata yang enggan jatuh dari bulumatamu
bagaimana pun aku memunguti jejak itu
menyimpannya dalam sebuah sajak
lalu kuikuti ke mana kata pergi mengembara.
Bukankah hatimu kampung halaman
dari seluruh sajakku
tempat aku mudik dengan segala perbekalan
cinta.


    RINDU

mlm t’lah berlalu
t’ penat, q lhti sang pnyinar mlm
nmun, dlm spinya ptang,
q luapkn air mata q
menetes…dan trus mntes…
q cb tuk tu”p mt
tp,ttp t’ bs
dlm dinginnya mlm
q kau rangkuh dlm krinduan
dlm spinya mlm
kau bsikkan kt cnt lwt bintang
mgp, kau tggalkan q…….
tgllkan slruh cnt sci ku……
kau prgi tuk slmnya……..
dlm kain kfan…
kau trdyam sepi…
tp,tng synk
q kn slu stya mnemni u
lwat styap bunga tdur q
mkin, d dnya ni kt t’ dpt brsma
tp,lwt cinta kt bs berstu
tuuk slmnya
nmun,p kh q bs hdup tnp u…?
p kh q bs trsnyum tnpa hdir u?
jiwa srasa t’ brnyawa
ht t’ dpt q ingkri
bhwa q t’ bs hdup tnpa u
spcuuk kt cnt tuk diri u
“i luv you”
Rindunya
bagaimana bisa aku terus diam
kalau ini semua tak terbalas
bagaimana bisa aku terus diam
kalu ini semua menggantung…
engkau…
yang ada di sana, yang dimana
taukah kau jika aku tulis ini
tulis tentangmu, tentang rindumu
engkau…
pernahkah juga menyambut rinduku
walau hanya dengan senyum
tanpa harus kau ucap kata penyambutan
engkau…
yang ada dimana
ketahuilah aku terus merindumu
ketahuilah aku terus menantimu kembali
kembali bersama sperti waktu itu
waktu yang penuh canda dan bungah
waktu yang berlalu dengan indah
waktu yang slalu terkenang
Tuhan..
sampaikan padanya
tentang rinduku
tentang rindunya yang slalu kutunggu
tentang rindunya, Tuhan…
Rindu Pagi Hari
Pagi cerah..
Sejuk terasa di dada..
Duduk ku memandang..
Rumput hijau dihadapan..
Terasa bahagia setiap pagi..
Mengharap pertemuan kekasih hati..
Sayang..
Ku ingin jumpa dgn mu saat ini..
Ku amat merindukan mu ay..
Ku rindu senyum manis mu,
Ku rindu lirik matamu,
Ku rindu hidung mancung mu,
Ku rindu lembut bibir mu..
Ku rindu lentik jarimu untuk ku cium..
Ku rindu hitam rambut mu utk ku belai..
Sayang..
Walau kau bukan milikku..
Walau hatimu tak selalu untukku..
Aku akan tetap menyayangimu..
Aku akan tetap menjagamu..
Hatiku kan selalu memanggil namamu..
Percayalah Ay.. Hatiku kini milikmu..
Kan selalu kunanti hadirmu disisiku..
Selalu kunanti..bersama embun embun rindu…



  Datang lah

semilir angin getar amarah
gelora renjana teramat sangat
inilah rasa…,
dalam pacu-pacu waktu yang tak tertahankan
kekasih….., aku rindu padamu

   Rindu 

aku mrindukanmu
ketika aku tahu kau tlah jauh berlalu
aku mencari bayanganmu
ketika malam tak lagi menampakkan wajahmu
aku memanggil namamu
diantara gelapnya hutan tak berlampu
kais,
dimanakah dirimu?
dimana kau sembunyikan wajahmu?
aku rindu…
    
      Tentang kamu dan Aku

Langkahku terhenti saat hati mulai mencair karena rindu…
Tataplah mentari, karena hari ini semuanya harus kita akhiri
Genggamlah jariku, karena mungkin kita tak mungkin kembali ke masa-masa ini…
Peluk tubuhku ini, karena sungguh… aku ingin..
Pertama ku sentuh warnamu, saat hati ini gersang, penuh dengan debu….
Sperti Oase yg bangkitkan hasrat untuk berbagi angan.. kamu hadir bawakan aku Cinta..
Kamu buat aku tertunduk, merenung, dan menatap jauh ke dalam mata indahmu
Sungguh.., aku telah tenggelam dan hanyut dalam lautan cinta terlarang ini..
Saat kututup mataku, terbersit keinginan untuk bawa kamu jauh kedalam kehidupanku
Saat kuyakinkan hati ini bahwa kamu mampu bertahan dengan semua keadaanku saat ini
Selalu ada sesuatu yang memaksa aku berfikir kembali untuk melangkah lebih jauh
Sampai di Titik ini, aku harus menjawab… mengapa hatiku sering bimbang
Jujur…. dari dalam lubuk hatiku yang paling dalam.. aku katakan…
Aku sayang kamu…… Aku cinta Kamu… Aku akan selalu rindu padamu…..
Dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada padamu
Hingga buatlah kamu benci padaku karena perasaanku ini…
21 Des 10, kita putuskan untuk arungi lautan yg penuh gelombang ini bersama-sama
Berbekal hati yg terluka, coba abaikan sakitnya, penuh harap, gantungkan angan diangkasa…
Walau hampir basah pipi ini dengan air mata tak percaya…
Getir…. Saat kau ucapkan setiap kata yang terbungkus cerita tentang kamu dengan dia…
Tapi sudahlah, aku bisa terima semua itu… dan berharap, tak ada lagi cerita yg keluar dari bibirmu tentang masa lalumu itu, karena aku masih ingat jelas rasa sakitnya…
Sejak saat itu, hariku tak lagi membosankan…
Sejak saat itu, ada wajah dan warnamu dalam setiap ruang di hati dan fikiranku
Ada senyummu, pandanganmu dan suaramu di sela-sela aku menghela nafas…
Sungguh, kamu begitu memberi arti di dalam kisah hidupku
Sampai kusadari, aku bukanlah orang yang kau cari…
Aku bukanlah pangeran dalam mimpimu…
Aku bukanlah pembawa bahagian di masadepanmu,
Aku hanya seorang pemimpi, yg dapat halangi kamu untuk temukan belahan hatimu yang lain..
Aku tak bisa menjadi tanpa batas dimatamu…
Akupun Kadang tak bisa selalu ada disisimu saat kamu butuh aku..
Aku tak bisa janjikan waktu-waktu indah untuk kamu,
Aku sadar benar, semua ini menyiksamu… aku dan kenangan-kenangan kita
Bila kita tak mungkin lagi bersatu,…
Sungguh….
Aku akan tetap berusah selalu ada untuk kamu,
Walau tak mungkin lagi hatimu utuh untukku..
Semoga kamu temukan cinta sejatimu, tanpa batas… hingga dunia tau….
Sesungguhnya ada ruang di dalam mata indahmu..
Ruang yang hanya pantas diisi dengan cinta tulus dengan hati…
Aku Cinta Padamu…
Terima kasih, untuk semua sayang dan cintamu.. yg membuat aku akan sangat kehilanganmu..
Jangan lupakan aku.. sungguh, kisah ini jadi penggalan manis dalam hidupku,
Walau “kita cukup sampai disini….”
Mungkin, Sampai aku kembali lagi…
Mungkin…
Senandung Rindu

kukibaskan hujan malam ini.
kemudian sekelebat sunyi menggangguku.
aku diam.
tak bergerak.
menunggu angin antarkan kau pulang.
sejurus mata memandang sayu.
setengah kantuk kuhitung rindu.
kulihat bintang yang selalu satu.
mana dirimu?
kurebahkan diri pada kursi kayu itu.
yang selalu tersenyum melihat kau datang.
namun kini ia terbujur beku dingin dan kaku.
kembali padaku laksamana,
kita kembalikan derai canda yang tersapu badai.
kita naikan gemuruh cinta yang terhempas buih.
kita pancangkan janji.
kita sudahi penantian ini.
_________________________________
namun hanya denting malam yang menjawab isakku.
dan sepucuk surat,
serta karangan bunga dari pusaramu, laksamanaku.
Kesedihan dalam ruang Rindu
Dinginnya malam menemani hatiku
Yang terselimuti kesedihan akan rindu
Jalan khayalpun berjalan dari satu ke yang lain
Tapi tetap satu tak da yang lain “satu nama.”
Walau sudah kucoba
Gelapnya malam menemani hampanya asaku
Ada ?????? Ga, Ada ??????? Ga, dan tak ada satupun yang pasti
Sunyinya malam menemani heningnya kamarku
Air kerinduan pun mengalir seiring fajar datang menghampiri
Haruskah……. perlukah…….. ??????????????
Pejantan pun berkokok dan kuakhiri episode malam ini seperti malam-malam yang lalu
Berpisah
Sejak berpisah, rindunya.. kangennya..
Betapa menyedihkan, sulit untuk tegar
Malam ini minum arak bersamamu
Untuk hilangkan gundah
Sejak berpisah, ingin rasanya terus bermimpi
Air mata terus menetes
Angin dan badai putihkan seluruh rambutku
Malam ini minum arak bersamamu
Bertutur tentang ribuan kata
Mengapa pertemuan tak bisa berjalan langgeng?
Mengapa persatuan sulit untuk dipertahankan?
Mengapa perpisahan begitu getir?
Mengapa manusia lebih kurus dari bunga krisan?
Sejak berpisah..
Entah sudah berapa kali tertipu oleh mimpi
Bila bertemu lagi, hanya ingin tanyakan satu hal
Apakah perasaanmu padaku.. masih tetap sama?
Sejak berpisah..
Ingin rasanya bermimpi
Air mata terus menetes
Angin dan badai putihkan rambutku
Apakah cintamu padaku telah berubah?
Apakah telah berubah?





Senin, 06 Desember 2010

MenunggU....

Mungkin aku memang lemah
Mungkin aku tak pernah punyai lelah
Saat ku terdiam menangisi pergimu
Terus ku terpaku oleh harapan semu
Sepertinya… t’lah cukup banyak kutulis
T’lah cukup dalam hati ini kuiris
Agar bisa kucoba lagi cinta dari mula
Dengan ia yang mampu merasakannya
Namun cinta untukmu terus bertahan
Di sekeping sisa hati ini pun cinta untukmu kurasakan
Kerinduan hadirmu tak pernah bisa hilang
Oh Tuhan… bagaimana semua ini harus kuartikan...??????


Biarpun kadang aku bimbang
Pada tumpuan yang kupijak
Namun suara hati ini
Senantiasa berkata tak bolehlah membagi
Meski hanya sebuah senyum
Apalagi sebuah rasa
Hatiku telah kusisihkan untuk belahan jiwaku
Separuhnya teruntuk buah hatiku
Meski pengorbanan ini kadang terasa menyakitkan
Tapi inilah takdir Tuhan
Dan aku yakin cinta yang kuperjuangkan
Akan terasa indah pada waktunya



Aku tak peduli seberapa besar maupun kecilnya
rasa bencimu padaku. . .
dan aku tidak memintamu untuk tidak membenciku. . .
tapi aku peduli seberapa besar maupun kecil
rasa sayangmu padaku. . .
jika memang dirimu menginginkan diriku
dekat denganmu
selalu mendampingimu, selalu di sisimu. . .
aku akan selalu senantiasa bersamamu. . .
akan tetapi jika dirimu tidak menginginkan diriku
untuk selalu di dekatmu. . .
aku akan dengan ikhlas hati melepas dirimu. . .
karena aku tidak mau kehadiranku
membuatmu menjadi tidak nyaman dan merasa risih. . .


kau bukan milkku

kau bukan milikku, dan ku tahu segalanya…
namun hati ini dah terukir namamu…
mana mungkin aku mampu hapuskan
ukiran namamu dihatiku…
pedihnya sekedar menjadi penyinta bisu,

lebih pedih bila ku tahu kau milik seseorang…
aku tak mampu lakukan apa-apa…
hatimu tak mungkin dapat ku takliki…
aku sadar ahti aku milikmu…
tapi hatimu miliknya…

jangan hantui hidupku lagi dengan…
bayanganmu… karena hatiku luluh…
jangan muncul dalam kotak ingatanku…
walaupun hidupku bakal bergelep tanpa dirimu…
tapi biarlah…

daripada aku terus berendam air mata..
sesuatu yang bukan milikku…
selamanya…

maafkan aku karena terlalu mengimpikan
dirimu jadi milikku..
semoga kau bahagia bersamanya…
selamanya…

seperti malam yang selalu terhiasi mendung dan hujan,,,
tak ada kata yang bisa terungkap
aku hanya bisa menangis
aku tak tau kapan semua akan berakhir…
terserah dya membenciku ataupun meludahku
aku
memng ga bisa berbuat apa2 aku sakit,, hati aku perih
semua aku terima dengan lapang,,
tapi kapan aku bisa tersenyum kembali
seperti mereka yang bisa membuat tersenyum,,
terima kasih atas semuanjya ini semua akn aku jadikan kisah terindah…………



@ Cinta Dalam Mimpi @

Aku tidak akan pernah menemukan cinta
seindah cintaku padamu
Bagiku kau adalah semua yang sangat aku inginkan di dunia

Di saat malam semakin dingin
Di saat bintang tidak hadir
Kau di sini bersamaku
menghangatkanku-setidaknya hatiku-
menerangi hidupku
untuk kembali menapaki kehidupan

Semua begitu indah
Saat-saat bersamamu
Namun kau kini bagai satu cerita misteri
menghilang bersama kata-kata yang tersimpan dalam diari

Menunggumu
sepiku sendiri
di tengah perasaanku yang berkecamuk
Aku selalu yakin
Kamu akan kembali
Kembali dalam hidupku
Mewarnai emosiku
dan… akhirnya

Kaupun mati selamanya
Bersama mimpi-mimpiku
mimpi kita....,,,,,,,


I LOVE YOU FOREVER & EVER
Maaf ku telah menyakitimu
Bukan ku sengaja lakukan semua itu
Akupun tak mampu khianati hatiku
Aku yang tak mampu membendung rasa ini,
Rasa yang takkan pernah ku buang dari hatiku
Karna sampai saat ini pun aku masih sayang kamu

Aku tak tahu apa ku bisa menahan semua ini
Aku hanya ingin kamu percaya padaku
Itu sudah cukup untukku
Sungguh begitu besar rasa sayangku padamu
Namun ku tak mampu menolak takdir itu

Andai kau tahu
Disini aku pun menangis pilu
Tak mampu menahan begitu sakitnya hatiku
Sungguh ku tulus mencintai dan menyayangimu
Sampai kapanpun, sampai kapanpun dan sampai kapanpun

Kini ku telah berada di antara jurang
Aku pun tak mampu lagi bertahan
Hingga ku harus pergi jauh dari hidupmu selamanya
Terkadang kita harus merelakan kebahagiaan kita
Demi kebahagiaan orang lain

Ku ‘kan tetap slalu cinta dan sayang ke kamu
Walau seandainya aku tak bisa bersatu denganmu
Jaga diri kamu baik-baik
I LOVE YOU FOREVER & EVER

Selasa, 02 November 2010

selalu berangan tentang kau

 sini ku selalu berangan tentang kau
Bisa memilikimu, tertawa bersama
Tidakkah selama ini kau mengerti
Jika kau hadir di setiap malam ku
Ku harus bagaimana ?
Kau tau?!
Setiap tetesan air mata ini karena kau
Dan hanya untuk kau !
Melupakan mu tak semudah membalik telapak tangan
Ku ingin kau tau derita hatiku
Yang selalu menjerit memanggil mu..

Jumat, 29 Oktober 2010

Aku Memilih km

Q.Ingin Memiluki ...km

,berdiri Quu dii sinnii
,hhanya untukmUU
,Dan yakinkanQuu untug memiilih....muu

,dallamb hatti kecilquu
,inginkand kammuu
,berharap untukk dappat bersamma  ..muu

,aQQu kand adda
,untukk diirii mUU
,dan bertahand untukMuu

..terlukiss indahh raut WajahmUU
..daLLamb BenakQuu
..berikand Quu cindthaa terindah
..yang hanyaa untukmUU

..Tertuliss indahh puiissii cindtha
..dallamb hattiQuu
..dan aQQu yaqin kaw memangLahh
..PiLihand HattiQuu

,dallamb lubuk hattiQuu
,ingindkand kamMu
, berharap untuk dappatt
,bersamma mUU

..terlukiss indahh raut wajahMuu
..dallamb benakQuu
..berikand qUU cindthaa terindah
..yang hanya untukmUU

..tertuliss indahh puiisii cindtha
..dallamb hattiQuu
..dan aQQu yaqin kaw memanglahh
..Pilihand HattiQuw


   ^_^

*_*

  "_"

Senin, 25 Oktober 2010

Puisi Cinta

Puisi Cinta
Aku Menyesal


Aku kira ,,aku yang paling bersinar dihatimu ..
tapi ternyata mentari pagi bisa melenyapkan sinar ku untukmu ..
Aku sangka ,,aku yang paling bercahaya dihatimu ..
tapi ternyata bintang bisa menyapu cahaya ku untukmu ..
Aku duga ,,aku yang paling berwarna dihatimu ..
tapi ternyata pelangi lebih indah didalam hatimu ..
Mungkin aku tak pantas untuk ikut singgah dalam hatimu ,
,karena aku hanya bisa menyakitimu ,,
kini aku hanya bisa menyesal krn telah menyia_nyiakan cintamu padaku


Saat malam mulai larut
Suasanapun semakin senyap
Aku terbujur dalam kekakuan
Karena hati terpasung dalam kesepian
Kesedihan dengan kesendirian

Seakan menggugurkan sejuta harapan
Sepinya malam berlalu sudah
Pagi datang mengawali hari baru
Aku terbangun dari panjangnya malam

Perlahan aku bergerak,
Berdiri dan kubuka jendela
Tersiratlah cahaya mentari pagi
Menyinari……

Menghempaskan semua khayalan kepahitan
Memang, Aku harus tetap tegar berdiri
Untuk menyongsong hari Q yang baru
Untuk menyambut hari yang indah
Mewujudkan misteri cita dan cinta

Sambutlah ‘si CINTA’ yang cantik
Berikan dia senyum
Warnailah hari-hari dengan cinta...




Tak kan ada cinta tanpa pengorbanan.... Tak kan ada bahagia tanpa
cobaan... Tak kan ada rindu tanpa perpisahan... Tak kan ada luka tanpa
duka...



Cintaku setulus sang surya slalu menyinari dunia... Perhatianku kan
slalu abadi bagai bintang menemani sang rembulan... Kukan slalu setia
disisimu disetiap malam-malam yang mencekam... Tulusnya cintaku tak
kan dapat diukur bagai dalamnya lautan...



Cinta ini kan slalu abadi tak seperti musim yang slalu silih
berganti... Cinta ini tak kan pernah padam seperti nyala liliin yang
akan padam dimakan oleh gelapnya malam... Cinta ini tak kan pernah
pudar seperti goresan tinta yang dimakan oleh waktu... Cinta ini hanya
untukmu,walau kau terlalu sering mencampakanku...



Panasnya gurun pasir takkan melelehkan cintaku padamu... Terpaan angin
topan takkan mengoyahkan cintaku padamu... Dalamnya lautan samudra tak
kan menghanyutkan cintaku padamu... Rasa cinta ini padamu kan slalu
abadi walau raga ini tlah binasa oleh waktu....

Labels